Perbedaan Antara Pria dan Wanita


Pria dan wanita berbeda secara fisik dan mental. Kenali sifat pria untuk mengetahui isi hatinya.

Pernahkan Anda mengamati keunikan yang membedakan kaum Adam dan Hawa? Bukan sekadar perbedaan dari segi tampilan fisik luar, tetapi masing-masing memiliki kekhasan karakter dan kebiasaan sehari-hari yang cukup bertolak belakang. Pahami 6 hal ini agar Anda bisa lebih mengerti isi hati pasangan.

Telepon
Tempat curhat vs alat komunikasi
Berapa lama yang Anda habiskan untuk menelepon? Biasanya wanita bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menelepon. Selalu saja ada topik yang sekonyong-konyong muncul di tengah pembicaraan.

Menurut Allan dan Barbara Pease, penulis buku Why Men Don't Listen and Women Can't Read Maps, hal sebaliknya terjadi pada pria. Pria adalah mahluk yang efektif dan efisien. Mereka menggunakan telepon sebagai alat bantu komunikasi. Jadi, begitu selesai menyampaikan maksudnya, maka, klik! Selesai. Boleh percaya atau tidak, maksimal pembicaraan pria di telepon hanya berlangsung 15 menit saja.

Cokelat
Makanan pokok vs camilan tak penting
Wanita cenderung lari ke makanan kecil kala sedang stres atau sedih. Es krim, cokelat, dan manisan manis lainnya dijadikan senjata untuk memperbaiki mood. Ditambah lagi, mood wanita bisa berubah-ubah sebanyak jam dalam sehari. Karenanya, tak heran warung serba ada dekat kantor seringkali dijadikan tempat pelarian.

Bagi pria? Cokelat tak ubahnya junk food yang jika dihapus dari peredaran pun tak masalah. Akibat yang ditimbulkan setelah makan cokelat pun tak ada yang baik, lingkar pinggang bertambah atau gigi sakit jika lupa menyikat gigi. Lebih sering terjadi, seorang pria memakan cokelat dalam keadaan setengah terpaksa gara-gara tidak menemukan makanan lain di sekitarnya.

Sepatu
Less is more vs more is more
Jangan tanya mengapa banyak perempuan tergila-gila pada serial Sex and the City. Salah satunya, karena banyak di antara kita yang merasa senasib dengan Carrie Bradshaw yang doyan memenuhi isi lemari dan merasa takkan cukup jika belum punya flat shoes, sepatu kerja, stiletto, dan boots, masing-masing dengan jenis dan detail yang berbeda.

Bagaimana dengan pria? Sepasang sepatu untuk kerja, dress shoes untuk pergi ke pesta, serta sneakers supermahal untuk memotivasi diri agar tak malas pergi ke gym. Semuanya dengan model standar, warna netral, dan pastinya berkualitas prima. Kapan ia akan membeli sepatu baru? Hmm, kira-kira dua tahun lagi, ketika sepatu yang dipakainya setiap hari mulai terlihat usang.

Sababat
Teman jalan vs diary
Sama seperti perempuan, pria pun memiliki sahabat yang lebih mengenal dirinya ketimbang teman-teman yang lain. Yang membuat persahabatan pria berbeda dengan perempuan pada umumnya adalah, kaum pria tidak selalu menceritakan semua hal kepada sahabat karibnya.

Sebaliknya, sahabat bagi kaum Hawa bisa diibaratkan diary tempat mencurahkan segala perasaan dan kejadian yang dialami. Bahkan, hal-hal yang teramat pribadi, yang tidak akan pernah bisa ia ceritakan kepada keluarga ataupun pasangannya. Perempuan juga membutuhkan sahabat sebagai cermin untuk menilai dirinya sendiri dari kacamata orang lain.

Dandan
Special event vs kebutuhan
Kapan Anda menyaksikan si dia memilih busana dan mematut diri di depan kaca lebih dari 10 menit? Hampir pasti jawabannya adalah ketika ia akan pergi menghadiri pesta pernikahan atau undangan lain yang sifatnya spesial.

Dandan, bagi mayoritas pria adalah kegiatan feminin yang justru membuatnya merasa kurang macho. Jangan ditanya kapan saja kaum Hawa butuh berdandan. Bukan hanya ketika menghadiri pesta, pergi ke tempat kerja, ataupun ke mal, terkadang perempuan juga perlu berdandan sebelum pergi ke supermarket, ATM, atau bahkan ketika menyiram bunga di halaman.

Facebook
Networking vs bersosialisasi
Dari Queensland University of Technology, Australia, Profesor Rebekah Russell-Bennett dan Dr Larry Neale meneliti perbedaan motivasi perempuan dan pria dalam mengakses Facebook. Khususnya, dalam menggunakan aplikasi yang ditawarkan oleh situs tersebut seperti Superpoke, Mousehunt, dan Scrabble.

Mereka juga mengamati status yang ditulis para Facebookers. Menurut Russell-Bennett, perempuan gemar mengekspresikan dirinya lewat Facebook, sedangkan aktivitas pria di Facebook lebih terkait dengan semangat berkompetisi. Misal, perempuan menulis status berisi kegiatan yang sedang dilakoninya saat itu, sedangkan pria lebih sering menuliskan prestasi yang baru saja diraihnya.

0 ^ KoMenTaR ^:

Posting Komentar

Silahkan komentar teman" jika ada kritik maupun saran, terima kasih ya :)

Chat Me ^__^




My ProFiL

Foto saya
Owner Tk. Yhoophii Palembang dan seorang mahasiswi di STIE MDP jurusan Akuntansi ^^

FoLLoW mE^^

SPonSoRed bY:

 

Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez

"