Pujian yang Dianggap Hinaan oleh Pria


Duh, cobalah lebih berhati-hati saat ingin memujinya.

Sebagai kekasih yang perhatian pada pasangannya, Anda tentu ingin sesekali memuji si dia. Namun setelah Anda memujinya, si dia kok malah kesal dan menganggap Anda sedang menghinanya? Bahkan hal-hal kecil yang Anda katakan malah dianggap menyerang dirinya. Mengapa demikian? Apa saja sih jenis pujian yang dibenci pria?

1. “Kamu enggak seperti mantan pacarku.” Pria tidak suka dibanding-bandingkan, dengan mendengar pasangannya menyebut-nyebut soal mantan kekasihnya. Jadi, meskipun mantan kekasih Anda tak sehebat kekasih Anda yang sekarang, Anda tetap dinilai lebih tertarik padanya. Semakin spesifik komentar yang Anda berikan, kekasih semakin mempercayai apa yang dipikirkannya. Yang penting, hindari pembandingan secara seksual -sekali lagi- meskipun kekasih yang sekarang lebih seksi daripada yang dulu. Dan, jangan berdiskusi mengenai hal tersebut. Tak akan ada gunanya.

2. “Kamu sensitif banget.” Pria tak ingin dianggap sensitif, tak peduli meskipun mereka sebenarnya memang sensitif. Mereka ingin terlihat seperti pria yang tangguh. Bila dibayangkan, kira-kira seperti sosok Leonardo DiCaprio dalam film Blood Diamond, bukan Leonardo DiCaprio dalam film Titanic. Mengatakan mereka sensitif sama dengan menganggap diri mereka lemah.

3. “Ih, kamu kurus banget!” Hm... jangan samakan pria dengan kita. Kalau kita yang mendengar pujian semacam itu, wajah kita pasti langsung ceria. Tidak demikian dengan pria. Mereka tidak ingin dianggap kurus; mereka ingin terlihat berotot. Tak perlu menjadi sebesar Ade Rai, cukup lah bila ramping namun berotot seperti Vino Bastian. Bahkan bila Anda hanya mencoba mengatakan bahwa mereka terlihat keren saat melepas pakaian, akan lebih baik jika mengatakan bahwa mereka "sehat". Dengan demikian, begitu Anda keluar dari ruangan, si dia bisa berkaca sambil memandangi otot lengannya dengan bangga.

4. “Aku senang bercinta denganmu, meski aku enggak orgasme." Banyak wanita yang merasa bahwa yang penting dalam sesi bercinta adalah kebersamaannya. Namun jangan sekali-sekali mengatakan hal ini pada pasangan Anda. Bagi pria, mana mungkin hubungan seks bisa nikmat tanpa orgasme? Jika Anda mengalami sesi bercinta yang hebat, namun tak mencapai puncak, pria akan merasa ia tak mampu membuat pasangannya merasa puas. Penjelasan Anda tentang kebersamaan itu pun tak akan berarti untuknya.

0 ^ KoMenTaR ^:

Posting Komentar

Silahkan komentar teman" jika ada kritik maupun saran, terima kasih ya :)

Chat Me ^__^




My ProFiL

Foto saya
Owner Tk. Yhoophii Palembang dan seorang mahasiswi di STIE MDP jurusan Akuntansi ^^

FoLLoW mE^^

SPonSoRed bY:

 

Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez

"